Belajar dari Ramsey dan Flamini (1)

Monday, 30 September 2013

Aaron Ramsey dan  Mathieu Flamini

Diluar kalangan para penggemar sepakbola, dua nama diatas bakal cukup asing di dengar, mungkin level reputasi dan ketenaran mereka berdua belum sekelas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, yang bisa dibilang hampir semua orang udah pernah dengar namanya.

Mereka adalah dua pemain sepakbola Arsenal, keduanya gelandang. Well gue ga bakal bahas tentang gimana hebatnya mereka bermain bola atau bagaimana sebaiknya orang-orang mendengar namanya. Ya, mungkin sedikit sih, tapi ada sedikit cerita tentang Aaron Ramsey dan Mathieu Flamini.

Flamini aja dulu kali ya. Mathieu Flamini, pernah main di Arsenal dan pergi taun 2008, dan kembali di tahun 2013. Kalau nonton Arsenal, yang didominasi sama pemain berteknik tinggi, kreatifitas dan pergerakan serangan yang oke, dribel keren, penuh style dan cenderung flamboyan, Flamini ini adalah seorang pemain yang tidak memiliki semua itu sebaik rekan-rekannya. He is the hard man. Namanya tidak seterkenal Wilshere, Ozil, Walcott, Cazorla, tidak seflamboyan dan sekreatif mereka, mainnya pun ngga setenang Arteta, offensive positioning dan all-round playnya juga ngga seoke Ramsey misalnya.

Tapi dibalik semua hal yang ngga seoke rekan-rekan sekelilingnya, dia adalah pemain yang menjaga mesin Arsenal tetap bekerja. Justru, Flamini sadar akan semua keterbatasannya dan sekaligus tau apa yang harus dia lakukan dengan kemampuannya. Berkali menutup pergerakan lawan, meneriaki teman supaya fokus dan mengatur lini pertahanan di tengah, terjang sana-sini, tekel, bahkan kadang berani melakukan pelanggaran cerdik yang agak keras. The pundit says, he does the dirty work. Dia ngga ikut maju dan dribel bola lama buat melewati lawan, ngga bikin operan yang membuka pertahanan lawan. Tapi dia pemain yang berjuang merebut bola dan mencari rekan setimnya untuk melakukan hal yang lebih produktif ketika menyerang, sekaligus menjaga ball retention di lini pertama penyerangan.

Mungkin, di kehidupan kita, kita juga kadang mengalami keadaan dimana kita merasa berada di lingkungan yang cukup bikin kita "minder", bukan karena kita ga bisa, tapi apa yang bisa kita lakukan, rekan atau teman atau orang di sekeliling kita selalu ada yang melakukannya dengan sangat flamboyan, menarik perhatian, dan membuat, katakanlah, kantor tempat kita bekerja jadi terkenal, mencapai target, dan memenangkan sesuatu. Well, we can learn from him.

Tidak masuk kategori hebat melakukan sesuatu hal, bukan berarti kita ngga jago melakukan hal lain. Mungkin atasan atau orang lain ada yang tetap percaya sama kita melakukan suatu tugas karena mereka percaya, sebenarnya apa yang benar-benar kita miliki sangat berguna untuk hal tsb, daripada hal yang kita ingin kita miliki. Mungkin bisa membuat orang-orang tetap bersatu, terarah, atau bekerja keras sehingga teman-teman kita yang lebih jago di bidangnya bisa tetap berkontribusi maksimal. In short, learn what your role needs! Semua orang punya kapabilitasnya masing-masing.

Flamini ngga punya kemampuan dribel dan playmaking macem Wilshere atau Ozil, ga secepat Walcott, ngga seflamboyan Cazorla. Tapi dengan menjalankan tugasnya sebagai gelandang bertahan, yang ga semua penonton dan fans ngelihat perannya, sekaligus menjaga fokus dan daya juang teman-teman disekililingnya, membuat nama-nama yang disebut tadi bisa lebih bebas berkreasi dan tidak harus begitu keras menjalankan peran yang tidak begitu bagus mereka lakukan: tracking back dan bertahan.

Pelajari siapa dirimu, berdamai dengan apa yang kamu kuasain. Tapi bukan berarti cuma puas segitu-gitu aja. Flamini ga bakal berada di Arsenal kalo dia bukan pemain profesional yang bekerja keras dan mendorong dirinya hingga ke batas, dengan dia sadar perannya sebagai gelandang bertahan. Sadarilah kita semua punya peran penting di kehidupan.

Cheers!

Back to the Past for Future Glory?

Wednesday, 11 September 2013

Ever feel that you fall in love again with your past, let's say, at one day you just realized that letting go of your ex is one of your worse decision you had made?

Sometimes yeah we will feel that our days and life achievement and story is not the same or may more hollow. And by the lifestory permits and with some of your little effort, you get back again and try to rewrite "an unfinished story". With a high hope that you will struck luck and more success with life. Ever experienced that? Back again with your past?

That what happened with Ferrari (with Kimi Raikkonen), and not so long before, with Arsenal (with Mathieu Flamini).


LCGC and the Rise of the Middle Class is a Recipe for Traffic Nightmare.... and Fuel Crisis

Tuesday, 10 September 2013

A few days ago I read a news about a new car called as Low Cost Green Car produced by one of the world biggest car manufacturer, named Toyota Agya and Daihastu Ayla. Well if you havent read it, just google it. As far as I know, LCGC is government’s policy, which excludes the luxury tax on such cheap and environmentally friendly cars by between 25 percent and 100 percent. In short, the government gives incentive for manufacturer to produce and sell car which must fulfill the requirement this category.

Daihatsu Ayla, the LCGC (photo from JakartaGlobe)
In a big metropolitan city such as Jakarta, which daily dose of traffic jam is at very frustrating level, addition for potentially another thousands of city cars is not going to help the traffic jam. Agya and Ayla, which designed to be sold at a rather cheap price and low tax, I'm sure it will be a massive hit here in Indonesia, especially Jakarta. And with that addition of high numbers of new cars each month, how in earth the city road will cope with its traffic? Presuming that still many older cars are still there in the market and of course in the road?

With the rise of the middle class economy, inline with that so called Indonesian / Asian economic boom, the number of people who can afford to buy this car will continue to grow, and the tendency for having a car parked in the garage is so high because here the society still consider the ownership is a way to get a social status. Well, with the quality and efficiency of mass public transport are still low, we can assume that the number of car passing by each day in the road will continue to arise, maybe in a steep rate.

That two combination, the rather cheap price city car, promoted as economically and environmentally friendly car and the rising number of people who have enough money and lifestyle to afford it, will resulted to a booming number of this small city car. The local fuel price is not helping either, with government still subsidized a lot for fuel price, a litre of standard fuel (Premium) is sold at Rp6000, less than half a euro, I believe many car owner here in Indonesia will consider this as affordable.

As I mentioned before, how can the road traffic, especially in Big Cities such as Jakarta will cope to this? Now just I mentioned the fuel thing, environmentally friendly aside, logically the more car drives in the street, there will be more fuel consumed, therefore, is not really a fuel/energy saving move by the govt and the society, however the green the car is. More road traffic plus more fuel consumed. Wow, how long this nation and its citizen can cope with that in the long run?

So what I suggested here? Buying and owning a car is not really I'm against with. People can do whatever they want, or buy, is their money, not mine. But road and fuel/energy things is a matter that really affect public. In my point of view, cheap and environmentally friendly car is not a good idea, in fact, it could be worse than more expensive and more powerful car. Maybe it will be better if, the mass public transport is going better and more efficient. More people moving in a single machine. Well, wont it will be far more better if the mass public transportation is a cheap and environmentally friendly, eh?

-Forgive me for grammar mistakes-


Cheers!

Ingin Beda atau Udah Beda?

Monday, 9 September 2013

Nowadays, those who so called hipster more and more become a trends, in real life or in internet. Well anyone can have their own meaning of hipster. But what I see is more and more people, or sadly, group of people, is trying hard to identified themselves differ from others, sometimes trying to hard from in fact they just try to differ because of their insecurities or whatever reason they have. The problem is not the hipsterities or their try to become identified in society, as society is a complex system and has a dynamic nature, they just can't do it smoothly or in some point annoying.

What is this phenomenon with hipster things? People trying hard to personified themselves with non-label indie music, phrasing an difficult-to-digest words and sentences, weird clothing, anti mainstream gadget, photo-quaotation instagram, etc but in fact their own inner personal is not living their own skin to show. In short, only skin deep.

Don't get me wrong, I'm not against the idea for going "anti-mainstream" thing or hipster at overall. The world nowadays required a well strong persona identifier. But first, care to your inner personalities and character power, whatever it is, you won't care that it will end up as a hipster or be counted "mainstream", it is your real one right? Well, I confessed that I've been through such thing like this. 

My point is, just don't try and do things as only be wanted called a hippie because your lack self-awareness. Well, I confessed that I've been through such thing like this. 

Yes, people can do whatever they want. So do I, I can post my own opinion, right?
As one of my friends said, "Don't be mainstream in anti-mainstream way, but be strong-streams though is in a mainstream way"

Btw check this video, his words or phrasing choice is wonderful. Though I sensed that he did in a sarcastic way, mocking the current trends of hipsterities in words choice! (in Indonesian)

Sebuah Senja di Wediombo

Tuesday, 25 December 2012

86 km jauhnya dari kota Jogjakarta, dan setelah sekian lama memendam keinginan untuk datang lagi kesini, akhirnya kesampaian juga, di waktu yang diinginkan: sore hari hingga matahari terbenam.

Sebenernya agak berisiko juga sih musim hujan jauh-jauh ke tepi pantai jauh dari Jogja, naik motor sekalian touring, tapi prinsip gue: "kalau gak dicoba, gak bakalan ngerti", sambil berdoa semoga di pantai gak hujan. Harapan sempat turun dan sudah bersiap kecewa ketika perjalanan udah sampai Tepus, yang kira-kira tinggal 20km dari Wediombo, hujan deras mengguyur, tapi hujan gak cukup menghentikan sebuah keinginan kuat untuk ke pantai, jalan terus, sampai kira-kira beberapa ratus meter sebelum masuk parkiran pantai, hujan reda, dan di pantai beneran kering, gak hujan. Hell Yeah!

Target: Sunset and Dusk Beach Shot

Untuk persiapan melakukan foto landscape sunset lowlight long-exposure di pantai, beberapa hal yang perlu dipersiapkan adalah:
1. Tripod, yang stabil dan kokoh, tahan air garam
2. Filter Neutral Density, bisa ND16 atau ND32, atau dikombinasikan
3. Fitler Graduated Neutral Density, bersama dudukan filter di lensanya.
4. Wide Angle Lens
5. Cemilan, minuman, rokok, dsb tergantung selera.
6. Perencaan matang dan inspirasi.
7. Plastik.

Pakai bukaan kecil dan exposure > 5 detik

Indah emang sunset di pantai itu. :)


Wediombo
Sore, matahari masih agak tinggi


Wediombo Dusk
Sunset


Sunset Wediombo 2
Dusk

Night Beach Shot

Thursday, 6 December 2012

Rencana awalnya adalah untuk datang ke pantai sebelum matahari terbenam, berburu cahaya senja temaram di tepi pantai untuk diabadikan. Mumpung diajakin, mumpung nebeng mobil, ya ajakan kayak gini sayang buat dilewatkan. Semua senjata disiapkan dibawa, tidak lupa tentu saja tripod dan lensa lebar, sayang gak punya remote shutter release.

Kenyataan eksekusi berkata lain, sampai di pantai udah lewat jam 7, gelap gulita. Pantainya adalah Pantai Indrayanti, yang sudah aku datangin beberapa kali, tapi belum pernah kalau malem-malem.

Well, enjoy the pics!
Ini hasil apa adanya, pakai tripod, long exposure 30 detik, f/16, sama flash external 2nd curtain. Tadaaa!



Menikmati deburan ombak yang cuma terlihat samar-samar ditengah kegelapan. Benar-benar bikin hati dan pikiran rileks, apalagi ini dilakukan hanya beberapa hari sebelum sidang pendadaran skripsi, yang Alhamdulillah lancar. Ya, agak sedikit koboi sih, mau sidang malah jalan-jalan. Hahahaha!

Rain, and a Life Contemplation

Wednesday, 5 December 2012


It's raining.

My mind suddenly ponder, how things, events and people are linked to each other, how they come together bring another thing to happen, a chain of events, and meeting people.

They triggering event, making another thing happen, it's so interesting how events, things, and people linked to each other, bring everything together to this moment, to this very now, this state of mind.

Life, is full of surprises, chain of events, and interesting thing. Ready for another things to happen? Let's do something first.

Rain, sometimes, create a good moment to make this mind to ponder.

-----------------------------

Sorry, lagi pengen sok ngenggres. dan mellow. 

A Passion, Great Passion

Wednesday, 7 November 2012

"You need great passion, because everything you do with great pleasure, you do well"
 - Juan Manuel Fangio, five time F1 World Champion

What is your passion?
Buat sebagian orang, menjawab pertanyaan itu serasa menjawab soal ujian.

Minder dan Percaya Diri?

Friday, 19 October 2012

Ada positif ada negatif. Positif gak selalu bagus, negatif gak selalu jelek.  Tapi ini bukan semata perkara positif-negatif, hidup tak semudah membagi dua kutub walaupun Bumi tempat kita berpijak ini ada dua kutub.

Sering kita melihat, ada orang-orang narsis, ada orang-orang yang hobinya malu-malu, ketemu juga kita sama orang-orang dengan self-esteem tinggi, suatu waktu kita berhadapan dengan orang yang sukanya berminder diri. Sering juga kita men-cap orang lain, "Tuh orang percaya dirinya tinggi ya", "Eh dia orangnya ge-eran ih", "Ah dia orangnya mah suka malu dan minder, diajak ngomong susah", "Buset ni orang narsis banget sih".

Ketidaksadaran orang bahwa sebenarnya minder itu juga adalah bentuk sebuah percaya diri dan rasa geer, bahwa dirinya seperti yang dia takutkan. Bentuk dari percaya sama diri sendiri yang dipupuk kearah kutub positif tertampil menjadi sebuah keyakinan diri dan kenarsisan, yang kata orang istilahnya "pede". Nah si minder itu adalah kepercayaan diri yang kuat akan ketidak mampuan diri sendiri, keyakinan negatif yang dibangun dari mind state bernama keraguan. Tidak ada yang mutlak bagus, tidak ada juga yang mutlak buruk.

Mencintai diri sendiri adalah mutlak dan harus. Menampilkan sebuah kepercayaan diri akan sebuah pribadi itu sebenarnya sebuah jalan mencintai diri sendiri, karena berarti udah tau seperti apa dirinya. Jadikan "PD" dan rasa "minder" sebagai sebuah jalan untuk berkembang, bukan membatasi diri.

Buat yang lagi "percaya diri" bahwa dirinya tidak bisa dan tidak mungkin, semoga kamu membaca.

Pok Tunggal

Kadang menikmati sebuah kedamaian dan kebahagiaan itu bisa dengan menikmati indahnya alam, ke sebuah pantai indah yang masih belum banyak dikunjungi, berpasir putih, empuk dan desiran ombak yang melawan karang.

Jadi ini adalah sebuah pantai di Gunung Kidul, yang menyimpan sebuah keindahan alami, yang walau sudah tidak murni pantai perawan lagi, namun jumlah pengunjungnya masih sedikit. Pasir pantai putihnya masih bersih, empuk. Pantai ini bernama Pok Tunggal.

Entah apa asal-usulnya kenapa namanya Pok Tunggal, soalnya pas kesana lupa tanya, keasyikan main dan foto serta tenggelam bersama kesenangan dan sengatan panas matahari. Tapi yang jelas pantai ini indah dan menawan.

Kalo kata Iqbal, ini foto udah jadi trademark pantai ini. Padahal gue gak sengaja ngambil dari angle ini. :p

Pok Tunggal letaknya di sebelah timur pantai Sundak timur, yang lebih dikenal sebagai pantai Indrayanti -yang menurutku udah sangat berubah dibanding ketika kesini 1,5 tahun lalu, sekarang udah kayak pasar-. Dari arah indrayanti ada jalan nanjak, kira-kira 3 km lah dari indrayanti, ntar ada jalan masuk di selatan jalan

Bugatti Veyron, dicetak oleh tinta.

Tuesday, 28 August 2012

My biggest ever papercraft to date : Bugatti Veyron, 76 cm, 44 halaman, 159 bagian.


veyron papercraft 4

veyron papercraft 1

veyron papercraft 2

veyron papercraft 3

veyron papercraft 5

veyroncollage

Puas rasanya... haha
Gatau juga kenapa gw malah bikin ginian ditengah sergapan sekeripsi dan deadline yang mendekat, itung-itung refreshing lah ya :))

Template-nya bisa diunduh di Visual Spicer

ARTJOG 2012 - Snapshot

Sunday, 22 July 2012


Art is about perception + opinion. Nah I like it.

Conscience.

Biola Senapan - atau Senapan Biola?

Misty Mountain Puncak Suroloyo

Saturday, 14 July 2012

Bermodal googling seorang teman dan GPS lokal bertenaga mulut a.k.a Guidance Penduduk Setempat, saya akhirnya jalan-jalan juga ke Puncak Suroloyo, eh walau sayang sekali sampai sana diselimuti kabut tebal, gara-gara mendung :/ padahal musim kemarau :/

Dengan pasukan empat orang: Saya, Andi, Ceem, dan Deby, bertualang dengan penuh semangat gembira ke Suroloyo, dengan terlebih dahulu mampir Curug di Desa Sidoharjo. Jalan-jalan sekaligus tak lupa foto-foto.
Kalau dari Jogja, arahnya ke barat terus, ke arah Godean, sampai kalau gak salah jalan godean km.14,5 ada lampu merah, belok kanan ke arah utara, ntar ketemu pertigaan belok kiri. Enaknya sih tanya2 aja, ke arah desa Samigaluh / Puncak Suroloyo, orang-orang setempat pada tau dan senang hati menunjukkan arah (khas Jogja! :) hehe )atau pake GPS beneran. Jalanannya berkelok-kelok naik turun, cukup jelek di beberapa ruas terutama pas udah deket Suroloyo, perhatikan ban kendaraan ya :D

Di Curug, curugnya lagi kering, yaiyalah namanya aja musim kemarau! Tapi enaknya sepi, dan tetep seger.

Panorama geje


Ketika Jogja Macet dan Padat

Friday, 13 July 2012

Tulisan singkat dan cepat.

Kota Jogja (dan Greater Jogja) itu jaringan jalannya banyak dan saling terhubung dengan mudah, tapi kebanyakan gak terlalu lebar, banyak perempatan atau lampu merah juga. 

Nah, Jogja itu kota wisata, juga kota pelajar. Namanya kota wisata, pasti banyak wisatawan. Wisatawan melonjak pas musim liburan, baik dari mancanegara maupun lokalan saja. Sayangnya ini kurang didukung dengan sistem transportasi publik massal yang baik di Jogja, IMO. Nah balik lagi, jadi pas musim liburan, Jogja jadi sangat padat dan banyak jalanan macet, pas gak musim liburan aja udah rame dan padat gara-gara banyak pelajar dan mahasiswa, apalagi pas liburan.

Pas lagi liburan gini, jalanan Jogja macetnya sungguh luar biasa. Wisatawan berwisata banyak yang menggunakan mobil pribadi dan taksi = lebih sedikit jumlah manusia per kendaraan = jumlah kendaraan melonjak drastis = jalanan macet. Pas macet gini, aura Jogja agak menguap, aura keramahan dan kenyamanan Jogja, even di jalanan raya, agak terganggu. Banyak klakson gak sabaran bersahutan di tengah macet, dan di seputaran lampu merah. It's very annoying! Bukan macetnya tapi pada gak sabarannya itu lho. Toh kan ngerasain macet juga bareng-bareng.

Piknik ke Bromo

Thursday, 12 July 2012

Oke ngelanjutin post sebelumnya yang Jazz Gunung di Bromo.

Karena lokasi event di Bromo, sekalian dong, jalan-jalan piknik ke Bromonya. Jadi paket wisata yang ditawarkan itu adalah liat sunrise dan jalan-jalan ke kawah.

Nah dari hotel, pagi-pagi buta jam setengah empat, di kala udara lagi dingin-dinginnya, nyewa mobil LandCruiser taun 70 aka hardtop, buat perjalanan ke tanah yang lebih tinggi di gunung. Tujuan pertama adalah liat sunrise.


IMG_8143p
Sewaktu pagi

Menikmati Jazz Gunung 2012

Wednesday, 11 July 2012

New Post! Yeay! nyambi bersih-bersih debu dan sarang laba-laba di blog ini.

Jadi ceritanya saya diajak teman untuk ke Bromo, bareng sama anak-anak Komunitas Jazz Jogja,, untuk menikmati event tahunan Jazz Gunung yang tahun ini adalah tahun keempat. Sekaligus karena anak2 KJJ diundang untuk main di Jazz Gunung ini. Ada MuciCHOIR, ada Everyday Band :)

Eventnya tanggal 6-7 Juli 2012, di Java Banana Bromo. Berhubung diajak, saya kosong, ya ikut aja, sekalian kenalan sama orang-orang baru :D

IMG_8208p
MuciCHOIR di Venue Jazz Gunung, ciamik kan?

Yamaha Jogja Comfest

Wednesday, 25 April 2012


Yamaha Comfest

Diadakan di lahan parkir JEC, acara ini yang diadakan Yamaha ini pada intinya adalah festival dan pameran komunitas-komunitas di Jogja, ada Jogja Animasi, Game Dev, Airsoft, Paintball, Beatbox, Dance, Auto Modif, dll.


When : 21-22 April 2012
Where : JEC Parking Lot

Fakta Tentang Tomcat

Monday, 26 March 2012

Lagi rame berita tentang Tomcat nih ya, mau share beberapa fakta tentang Tomcat aah...
  1. Asli Amerika Serikat.
  2. Mempunyai sayap utama yang bisa ditekuk kebelakang.
  3. Punya 2 Sirip tegak di belakang.
  4. Bisa terbang siang maupun malam.
  5. Pada umumnya hidup dan didesain untuk hidup di lingkungan perairan laut, hanya ketika beristirahat panjang saja berada di darat.

Rabu terakhir Februari, 4 taun sekali, bersama Kotak, Ari Lasso dan Citra.

Thursday, 1 March 2012

29 Februari, yang tidak terjadi setiap taunnya, menjadi hari yang seru di Fakultas Teknik, yang mungkin event-nya juga gak bakal ada setiap taun.

Artis masuk kampung, eh kampus, ceritanya ada peresmian Perpustakaan Baru Fakultas Teknik, nah dimeriahkan sama Kotak Band, Ari Lasso dan Citra Skolastika. Keren yak, haha. Doesnt matter, had gigs.


IMG_1648
si cantik Chua

Jogja Air Show

Sunday, 12 February 2012

Jadi tanggal 10-12 Februari 2012 ada event Jogja Air Show di Pantai Depok, Parangtritis dan Parangkusumo. Semacam eksibisi olahraga udara, ada Paralayang, Paramotor, Ultralight Trike, Gantole, Aeromodilling dan Live Music juga.

Berikut beberapa foto hasil jalan-jalan kesana:

"Duet" Trike